HOTLINE

085293979048

: saifudinmadugo@yahoo.com 085293979048 Desa Kedungpuji, Rt. 03 Rw. 02 Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54451
Saifudin Komputer – 0852-9397-9048
SHARE :

Cara Merawat Komputer Agar Tidak Terkena Virus

10
03/2021
Kategori : Artikel Komputer
Komentar : 0 komentar
Author : administrator


Cara Merawat Komputer Agar Tidak Terkena Virus

Komputer / laptop saat ini sangat dibutuhkan untuk kegiatan sehari-hari contoh untuk kegiatan daring, sebagai sarana hiburan, multimedia, dan juga Internet. Dan  sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern di dunia. Harganya pun relatif murah, tergantung dari spesifikasi internal serta eksternalnya.

Tetapi, kadangkala seseorang harus kesal karena komputernya yang terkena virus.

Mengapa Komputer Bisa Terkena Serangan Virus?

Manusia yang bisa menjaga dirinya sendiri aja bisanya terkena virus apa lagi komputer / laptop Anda yang tidak bisa menjaga dirinya sendiri. Virus yang ada pada komputer tentu saja sangat berbeda dengan virus yang menyerang pada manusia, pada fakta virus yang sering menyerang komputer tidak mungkin bisa menyerang, begitu juga sebaliknya. Lalu kenapa bisa komputer komputer terserang virus? Sebenarnya ketika pertama kali diproduksi, komputer masih bersih dari virus, yang menyebabkan virus tersebut menyerang komputer adalah kesalahan dari pengguna.

Komputer atau laptop yang terserang virus dapat mendukung kinerja sistem didalamnya sehingga memiliki tanda-tanda seperti proses loading lama, komputer sering hang, baterai cepat habis, komponen hadware seperti prosesor dan juga harddisk cepat panas sehingga pada akhirnya bisa memperpendek masa pakai dari komputer.

Berikut Cara Agar Komputer Dan Laptop Terhindar Dari Virus dan cara merawat komputer agar tidak terkena virus:

1. Selalu Waspada Terhadap Flashdisk, Memory Dan Sejenisnya

Salah satu cara yang paling sering virus menyebar pada komputer melalui perangkat yang bisa berpindah-pindah misalnya seperti flashdisk atau harddisk eksternal, selalu scan total sebelum anda masuk atau mengambil file dari media penyimpanan removeable tersebut.

Jenis virus yang biasanya berada di dalam flashdisk adalah virus autorun, yang lebih gawatnya lagi autorun sangat sulit untuk dihilangkan, jika anda menggunakan antivirus yang gratisan. File autorun ini biasanya terletak di jendela depan suatu flashdisk, jadi para pengguna harus berhati-hati dan juga jangan nekat untuk melanjutkan jika ditemukan file autorun.

2. Jangan Mendownload Sembarangan


Berdasarkan penelitian dari pakar IT telah menyebutkan bahwa komputer yang tidak pernah terhubung ke Internet mempunyai risiko yang rendah untuk terserang virus. Virus seperti trojan ini, worm hingga malware bisa dengan mudahnya masuk kedalam komputer seseorang yang sering melakukan download dengan sembarangan.

Jadi untuk itu agar aman, sangat disarankan untuk tidak mendownload file-file dari sumber yang tidak terpercaya.

Atau pengguna yang bertanya di forum-forum Internet, yang mempunyai reputasi baik sebagai tempat download yang aman dan juga bebas virus. Tetapi untuk lebih memudahkan pengguna mengakses Internet secara lebih aman dan lebih baik perangkat komputer juga dilengkapi firewall, sebab fungsi firewall ini dapat melindungi komputer dari serangan virus dan malware.

3. Memakai Deep Freeze

Jika komputer milik anda memang membutuhkan komputer untuk selalu terkoneksi dengan internet dan juga sering dilengkapi dengan drive yang dapat dihapus misalnya seperti flashdisk dan harddisk atau komputer anda untuk keperluan umum seperti komentar warnet, maka jika solusi yang terbaik memakai program Depp Freeze yang bisa digunakan komputer yang mengalami kesalahan kesalahan kesalahan baik yang disebabkan oleh faktor kesalahan manusia ataupun virus.

Jadi intinya Deep Freezer ini akan memudahkan anda untuk mencukupi semua kesalahan dan juga kondisi komputer seperti semula yakni satu kali restart saja. Tetapi perlu diketahui bahwa kelemahan Deep Freeze ini tidak dapat menyimpan file di partisi disk yang anda set, misalnya saja Disk C sebagai tempat menyimpan program Deep Freeze, maka semua file-file yang anda simpan di C tersebut akan hilang, jadi sebaiknya dipindahkan saja ke disk lain seperti D maupun yang lain.


4. Selalu bekerja Firewall

Firewall ibarat sebuah tembok penghalang yang kokoh bagi virus, malware atau juga hacker yang ingin membajak komputer anda dengan jaringan internet. Firewall bisa memutuskan jaringan yang terhubung ke komputer. Daya efektifitas firewall sendiri tergantung dari konfigurasi dan bagaimana cara pengguna dalam pembantuan filter.

5. Kompresi File Penting Anda Dalam Bentuk ZIP atau RAR

Jika Anda mempunyai file penting seperti MS Word, Excel atau yang berektensi yang tidak boleh Anda lakukan kompresi file tersebut dalam satu file berformat ZIP atau RAR, kemungkinan bahwa virus tidak menginfeksi file tersebut. Dengan rutin melalukan pengkompresian seperti ini maka peluang virus untuk menyebar kemana-mana akan lebih kecil, terlebih dahulu jika sistem windows-nya sudah ada firewall-nya.

6. Matikan Autorun

Untuk mengantisipasi agar file atau program yang berisi virus tidak bisa dijalankan secara otomatis, Anda harus sesuai dengan fitur autorun pada komputernya masing-masing. Banyak pengguna yang tak mengerti betapa krusialnya di posisi autorun karena disamping untuk menjalankan program “Baik” secara otomatis, dia juga akan menjalankan file-file virus yang terutama berekstensi .exe tanpa diketahui oleh pengguna komputer.


7. Mengubah ekstensi fila

Saat ini banyak sekali virus-virus yang “menyamar” sebagai sebuah file yang berekstensi .doc atau excel. Biasanya file Ms Word dan juga Excel yang sudah terinfeksi akan berubah menjadi extensi .exe dan lebih parahnya lagi file-file tersebut tidak bisa dihapus begitu saja, apalagi jika sudah terinfeksi sangat banyak, mau tidak mau Anda harus melakukan instalasi ulang program pada komputer. Sebaiknya ubah file .doc atau .xls menjadi .rtf (Rich text format) karena lebih jarang virus-virus menyerangnya.


8. Gunakanlah Kombinasi Antivirus

Misalnya anda pribadi hanya memakai Avast saja maka virus lokal tak akan terdeteksi, begitu juga ketika anda memakai SmadAv maka virus dari luar pun tidak akan terdeteksi. Dengan menggunakan dua aplikasi AV maka akan semakin banyak database virus sehingga lebih efektif untuk penanganan yang terutama terhadap malware. dan j angan lupa untuk melakukan pembaruan AV hampir setiap saat bermunculan virus baru.

Kami memiliki jasa maintenance komputer, laptop, dan juga printer. Langsung cek akun sosial media kami😉

– Solusi Tepat Masalah IT Anda –

 

informasi lebih lanjut hubungi kami di: call Center: wa.me/628529397904

Ikuti kami:

Youtube

 

FaceBook

 

Instagram

 

Situs web

 

Konsultasi WA

Berita Lainnya

17
03/2022
Features of a Firestick VPN
Author : administrator
17
03/2022
Avast Free Anti-virus Review
Author : administrator
17
03/2022
17
03/2022
SARS-CoV-2 and COVID-19
Author : administrator
17
03/2022


Tinggalkan Komentar